MAN 1 SUMENEP SIAPKAN UAN 2011

SUMENEP–Tak ingin ada kegagalan dalam pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun ajaran 2010/2011, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, terus menggeber sosialisasi pelaksanaan UN di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Cibinong, kemarin.

Kali ini sosialisasi UN dilaksanakan pada tingkat madrasah aliyah (MA) dan dihadiri 83 madrasah dengan rincian lima madrasah negeri dan 78 swasta.

Panitia pelaksana sosialisasi UN, Ibrahim mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk lebih memahami teknis pelaksanaan UN tahun 2010/2011. Pasalnya untuk tingkat MA, UN akan dilaksanakan pada 18-21 April 2011. “Sedini mungkin segala sesuatu yang berkaitan dengan UN kita siapkan,” kata Ibrahim.

Pasalnya, tambah dia, UN tahun ini ada ketentuan yang baru, terkait hasil dan pelaksanaan UN. “Tahun ini tak ada susulan,” tegasnya.

Hanya, format penilaian dilakukan sesuai persentase dengan pembagian 60:40. “Artinya, 60 persen dari hasil UN sedangkan 40-nya diambil dari nilai sekolah, yang merupakan nilai ujian sekolah maupun praktik,” kata Ibrahim. Mengenai materi sosialisasi ini, lanjutnya, meliputi Permendiknas Nomor 45 Tahun

2010 tentang Kriteria Kelulusan UN tahun 2010/2011, Permendiknas Nomor 46 tentang Pelaksanaan UN tahun 2010/2011 dan peraturan BNSP Nomor 0148/sk-pos/bnsp/i/2011.

“Para perwakilan sekolah ini nantinya menerima materi tentang pelaksanan UN sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Ibrahim yang juga Kepala MAN Cibinong tersebut.

Sementara itu, Kepala Kankemenag Kabupaten Bogor, Suhendra mengatakan, sosialisasi ini sangat penting, mengingat ada beberapa perubahan dalam pelaksanaan UN. “Terutama, tidak adanya UN susulan,” kata Suhendra.

Ketiadaan UN susulan ini, ungkap dia, harus menjadi acuan dan motivasi para guru dan sekolah, agar mereka bisa membuat para siswa berhasil melewati UN April mendatang. “Persiapannya harus sangat matang agar hasilnya bisa seratus persen,” pintanya.

Untuk itu, setiap guru dan sekolah harus mulai mempersiapkan siswanya. “Sekolah harus bisa memacu dan memotivasi para siswa agar bisa lulus,” ujarnya.

Tak hanya itu, mantan Kankemenag Kabupaten Bogor meminta agar panitia UN MA memahami dan mempelajari secara saksama aturan yang berhubungan dengan teknis pelaksanaan UN, karena itu sangat berkaitan dengan keberhasilaan UN.

“Pemahaman aturan sangat penting karena bisa menjadi faktor penentu keberhasilan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s